Assalaamu'alaikum wr, wb Pertama aku mengucapkan syukur alhamdulillaah karna aku masih bisa mengetik tulisan di blog payahku ini. Ya allaah, aku kira aku tidak akan menemukan kesulitan kembali... Aku rasa aku sudah bahagia menjalani hidup dengan apa adanya, dengan apa yang aku punya, dan dengan apa yang kau berikan terhadpku... Aku rasa kesulitan selalu hadir di dalam kehidpan makhluk yang hidup, aku rasa begitu... Ya allaah, apapun cobaan yang engkau berikan aku yakin kau memberikan penawarnya untuku.. Aku sungguh tidak merasakan hal ini dalam waktu 4thn berlalu, dan puji syukur aku merasakannya kembali... Aku diberikan cobaan dengan pekerjaanku, keuanganku, dan pasanganku. Sungguh aku sangat resah ketika cobaan itu dtang secara bersamaan terasa tertumpuk diotak dan pikiranku, seperti benang yang tergulung dan kusut melilit diotakku... Astagfirullaah. Ya allaah, aku hanya ingin lebih dekat denganmu lebih dekaatt dan lebiiiihhh dekat lagi... Aku ingin sangat memahami...
"Cinta Tidak harus bersama" Diawali dari sebuah pondok pesantren yang berdomisili di Tasikmalaya Jawa Barat, pertemuan cinta yang mungkin bisa di bilang cinta tak sampai,. mungkin bagi yang sudah pernah menjalani kehidupan Ponpes dan menemukan seorang pasangan itu bisa dibilang biasa, tetapi untuk yang belum pernah merasakannya bisa dibilang sedikit luar biasa. Hari pertama saat memasuki Ponpes tak ada satupun orang yang dikenali dan banyak hal yang tidak dimengerti tetapi dengan ramah,sopan,santun dan sedikit memberanikan diri untuk bergaul bersama penghuni Pondok, lama kemudianpun ada sedikit yang dikenali,. seiring berjalannya waktu dan pelajaran ponpes telah dipelajari dengan waktu pelajaran yang lumayan padat ditemukanlah seorang perempuan yang berjilbab,cantik,langsing,pintar,dan lumayan baik hati,hehehee. Dengan menemukan sosok seorang wanita di Ponpes tersebut alhamdulillah semangatnyaluar biasa, yang awalnya mengikuti pelajaran itu jenuh,malas,dan tidak berseman...